Home » Investasi Paper Asset, featured, headline

Investasi Saham ala Warren Buffett

Submitted by admin on January 14, 2010 – 11:58 am4 Comments
Warren Buffett - Sang Investor Nilai

Warren Buffett - Sang Investor Nilai

Siapa yang tidak kenal dengan Warren Buffett ? Wah, kalau masih ada yang tidak mengenal siapa beliau, berarti Anda ‘keterlaluan’. Hehehe…

Warren Buffett adalah mahaguru investasi dunia. Beliau telah mengumpulkan kekayaan milyaran dollar lewat kecerdikannya berinvestasi melalui bendera Berskhire Hathaway, perusahaan yang dikelolanya.

Pada awalnya di Berkshire, Buffett berfokus pada investasi jangka-panjang dalam perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek, namun sekarang ini sudah beralih menjadi pembeli perusahaan secara keseluruhan.

BELAJAR DARI WARREN BUFFETT

Lantas, Sebagai investor ritel, apa yang dapat Anda pelajari dari beliau ?

Beberapa orang seringkali bersikap pesimis terhadap cara investasi dari Warren Buffett. Alasannya sederhana, karena beliau menyimpan saham yang dibelinya dalam waktu yang sangat lama, sehingga kebanyakan orang tidak ’sreg’ dengan cara ini karena masih dikendalikan oleh ketidaksabaran dan emosi (fear and greed).

Orang-orang yang baru mulai belajar main saham, cenderung mencari cara secepat mungkin untuk memperoleh profit dan menjadi kaya. Padahal, ketidaksabaranlah yang membuat beberapa orang justru mengalami kerugian besar. Kalau Anda amati baik-baik, pesan-pesan penting dari Warren Buffett yang perlu diketahui bisa diringkas menjadi 4 poin penting. Apa saja itu ?

  1. Dalam jangka pendek, market cenderung volatile
  2. Dalam jangka panjang, market cenderung selalu naik (uptrend)
  3. Semakin lama Anda menyimpan saham Anda, semakin rendah resiko Anda
  4. Anda akan selalu menang apabila Anda menyimpan saham dalam waktu yang lama

Nah,perlu Anda ketahui sebenarnya Warren Buffett dan investor-investor brilian dunia lain seperti Peter Lynch atau John Templeton mengakui bahwa mereka tidak mengetahui arah pasar dan sampai kapanpun tidak ada seorang pun yang dapat meramalkan arah pasar. Lantas, mengapa mereka bisa menjadi investor yang sukses ?

“Sebuah Jawaban Sederhana : Mereka Membeli Saham Saat Harga DISCOUNT (Undervalued)”

Perlu Anda ketahui bahwa harga saham yang Anda lihat saat ini tidak mencerminkan harga (value) saham itu sesungguhnya. Saat optimisme masyarakat meningkat, harga saham akan ikut meningkat (overprice) dan saat pesimisme meningkat, harga saham juga ikut menurun drastis.

Jadi, ini adalah rahasia para investor sukses seperti Warren Buffett, Peter Lynch, maupun John Templeton. Kata-kata Warren Buffett yang paling menarik adalah kenyataan bahwa ia memang tidak pernah meramalkan arah pasar.  “I have no idea where the market going to go. I never did and never will. It’s not something I think about at all.”

Kesimpulannya : “Belilah saat harga saham berada di bawah nilai intrinsiknya!” Bagaimana caranya ? Nantikan di artikel-artikel berikutnya…

Happy Investing

Tulis comment Anda di bawah ini, jangan lupa share juga artikel ini via facebook melalui link SHARE THE WEALTH di atas, atau langganan melalui RSS feed!

Top incoming search terms for this post

4 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Spam Protection by WP-SpamFree